MEMPAWAH – Banjir tahunan kembali merendam wilayah di Kalimantan Barat diantaranya Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat. Tidak seperti tahun-tahun sebelumnya, kali ini banjir berlangsung lebih lama dengan kurun waktu dua minggu lebih. Menanggapi hal tersebut tim Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa melalui Dompet Dhuafa Kalimantan Barat melakukan distribusi paket sembako ke RT 025 RW 006 Desa Peniti Dalam Kecamatan Segedong, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat. Demikian dikatakan Yusuf, perwakilan Dompet Dhuafa Kalimantan Barat.

“Banjir rutin tahunan ini biasanya berlangsung hanya satu minggu  sudah surut dan terjadi di bulan Desember. Karena banjir masih menggenang kita melakukan penyaluran bantuan paket sembako menggunakan sampan, menghampiri satu persatu rumah warga yang masih bertahan di rumahnya. Memang beberapa warga memilih bertahan karena mereka sudah terbiasa menghadapi banjir ini kalaupun mengungsi paling hanya sebentar di awal. Jika sudah mulai surut mereka kembali ke rumah masing-masing,” jelasnya.

Banjir melumpuhkan keseharian warga sebab rata-rata warga di desa tersebut berprofesi sebagai petani. Sudah hampir dua minggu warga tidak bisa berladang karena terendam air. Yusuf katakan warga berharap semoga air bisa surut dan mereka bisa kembali berakitivitas seperti biasa.

“Tidak hanya menyalurkan bantuan di Desa Peniti Dalam, kita rencananya juga akan membantu penyintas di daerah lain. Namun masih belum menentukan sebab hujan masih turun di wilayah Kalimantan Barat. Juga beberapa daerah apalagi yang berada di dataran rendah sudah biasa mengalami banjir sehingga masyarakatnya sudah lebih siaga. Supaya bantuannya tepat sasaran, nanti akan diberikan kepada masyarakat terdampak yang mengalami banjir dengan kurun waktu yang lebih lama,” tutup Yusuf. (Ika)