Pasacaerupsi Gunung Sinabung Kemarin, Tim DMC Dompet Dhuafa Bantu Warga Bersihkan Fasilitas Umum

KARO – Erupsi Gunung Sinabung yang berada di Kabupaten Karo, Sumatera Utara kembali terjadi. Erupsi kali ini terjadi untuk yang kedua kalinya dalam kurun waktu 3 hari. Sebelumnya, Sabtu, (8/8) Sinabung erupsi mengeluarkan abu sekitar pukul 01.58 WIB. Kemudian kembali terjadi pada Senin (10/8) sekitar pukul 10.16 WIB. Akibatnya empat kecamatan Merdeka, Dolat Rakyat, Berastagi, dan Namantran diselimuti abu vulkanik hingga sempat membuat suasana siang hari menjadi gelap. Hari ini, Tim Relawan Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa bersama warga terdampak membersihkan material abu vulkanik di fasilitas-fasilitas umum.

“Alhamdulillah hari ini sudah reda luapan erupsi Gunung Sinabung. Hanya saja ada beberapa fasilitas umum yang masih diselimuti debu vulkanik maka dari itu bersama warga setempat kita membahu membersihkannya. Tadi kita membersihkan jalan dan Masjid Nurul Huda yang berada di Desa Ujung Trans Kecamatan Merdeka,” jelas salah satu anggota tim M Insan Pratama.

Selain membersihkan fasilitas-fasilitas umum, lanjutnya, tim juga turut membagikan 1000 masker medis kepada warga setempat. Mengingat paparan debu vulkanik bisa menimbulkan dampak tidak baik bagi kesehatan warga. Pun hal ini juga berdasar atas himbauan dari Pemerintah Kabupaten Karo untuk menggunakan masker akibat tebalnya debu vulkanik di kawasan Kabupaten Karo.

Untuk diketahui erupsi yang terjadi kemari mencapai ketinggian kolom abu lebih kurang 5.000 meter di atas puncak atau 7.460 meter di atas permukaan laut. Saat ini, Gunung Sinabung berada pada status Level III (Siaga). Warga maupun petani direkomendasikan agar tidak melakukan aktivitas di desa-desa yang sudah direlokasi, serta lokasi di dalam radius 3 kilometer dari Puncak Gunung Sinabung. Kemudian radius sektoral 5 kilometer untuk sektor selatan-timur, dan 4 kilometer untuk sektor timur-utara. (Ika)