Pos Hangat dan Pasokan Logistik untuk Penyintas Banjir di Kabupaten Konawe

KONAWE – Tim Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa melalui jaringan relawan di Komunitas Ayo Tolong wilayah Sulawesi Tenggara kembali melakukan pendampingan kepada penyintas banjir Konawe, Sulawesi Tenggara. Pada Rabu, (22/7) tim melakukan pendampingan kepada warga terdampak dengan mendirikan Pos Hangat di Desa Ahua Watu, Kecamatan Pondidaha. Desa yang masih digenangi air banjir ini didiami oleh 38 kepala keluarga (KK) atau sekitar 126 jiwa.

“Di desa ini beberapa rumah masih digenangi air dengan ketinggian hingga setengah meter. Adapun kebutuhan mendesak untuk warga di sini yakni air bersih, perlengkapan bayi, selimut, tikar dan obat-obatan. Sementara ini di desa tersebut ada pos pengungsian yang sudah delapan hari berdiri namun masih terkendala di pasokan logistik. Di pos pengungsian tersebut terdapat dapur umum yang hanya dibuka sekali saat jam makan siang. Maka dari itu, insyaAllah kita bisa segera bantu support untuk jam makan siang,” jelas Koordinator Tim Relawan DMC untuk Banjir Konawe.

Selain mendirikan Pos Hangat, tim juga turut melakukan pendistribusian logistik untuk warga pengungsi di Desa Lolaika, Kecamatan Pondidaha. Di wilayah ini beberapa rumah warga masih terendam dengan ketinggian hingga tiga meter. Pun terdapat 1 pos pengungsian yang telah berdiri selama 24 hari dengan layanan dapur umum yang hanya dilakukan siang hari. Di desa ini terdapat 66 KK dengan 242 jiwa.

Untuk diketahui, banjir kembali melanda kawasan Konawe, Sulawesi Tenggara, sejak Rabu, 15 Juli 2020 lalu dan terus mengalami pasang surut hingga hari ini. Pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Konawe sebutkan luapan Sungai Konaweha dan Sungai Lahambuti hingga Selasa (21/7/2020) menyebabkan sebanyak 16.159 jiwa sementara 1.981 unit rumah terendam banjir. Akibat banjir itu, 11.741 jiwa terpaksa mengungsi di rumah keluarga, sekolah, rumah ibadah dan lokasi penggilingan padi. (Ika)