JAKARTA – Tercatat hingga Rabu, (18/3), Tim Cekal (Cegah dan Tangkal) Covid bentukan Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa sudah melakukan sterilisasi 32 fasilitas publik. Sterilisasi dengan penyemprotan disinfektan yang mulai dilakukan pada Minggu, (15/2) ini merupakan salah satu bentuk kontribusi DMC Dompet Dhuafa sebagai upaya minimalisir risiko penyebaran Covid-19. Demikian dikatakan General Manager Tim Respons DMC Dompet Dhuafa Shofa Al-Quds.

“Beberapa fasilitas publik yang kami lakukan penyemprotan disinfektan diantaranya sekolah, sarana ibadah, gedung perkantoran, hingga sarana transportasi publik Light Rail Transit (LRT). Sarana ibadah yang distrelisasi tidak pandang bulu pada satu kepercayaan tertentu karena kita ingin tunjukkan bahwa kerja kemanusiaan tak ada sekat pembeda. Kebanyakan tempat yang didatangi berdasarkan permintaan warga melalui Hotline Covid-19 DMC Dompet Dhuafa di nomor Whatsapp 08116116916,” terang Shofa.

Ia melanjutkan, hingga saat ini telah masuk seratus lebih permohonan penyemprotan disinfektan yang tersebar di area Jabodetabek. Permohonan yang masuk disortir perkategori daerah mana yang biru, hijau, kuning, dan merah. Daerah-daerah yang sudah punya kasus postif Covid-19 yang berada di kategori daerah merah akan diutamakan sterilisasinya.

“Agar bisa menangani semua, tim dibagi menjadi lima kelompok yang masing-masing kelompok terdiri atas 4-5 orang. Setelah mengenakan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap berupa disposable wearpack, masker N95, kacamata dan helm safety dan sarung tangan lateks tim biasanya melakukan penanganan dengan lama durasi 20-40 menit untuk masing-masing gedung,” jelas Shofa.

Selain itu, tim yang baru pulang melakukan penyemprotan disinfektan diinstruksikan untuk masuk ke ruang sterilisasi yang dilengkapi dengan penyemprotan antiseptik. Lalu tim purna juga melakukan pemeriksaan kesehatan oleh tim medis yang bersiaga di Kantor DMC Dompet Dhuafa. (Ika)