JAKARTA – Hujan deras yang mengguyur Jabodetabek pada Jumat (7/2) malam, kembali membuat beberapa kawasan terendam banjir. Sebagai lembaga respons cepat bencana, Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa secara sigap mengerahkan Tim Rescue di sejumlah titik terdampak. Demikian dikatakan Koordinator Lapangan Tim Rescue Youanda Mavy Mauren, Sabtu (8/2).

“Sejak Subuh hari ini tim memantau terus potensi banjir di sejumlah titik melalui pantauan tinggi muka air. Tadi tim dibagi menjadi dua, di kawasan Bekasi dan Jakarta. Tim sempat melakukan beberapa respons cepat salah satunya dengan mengevakuasi warga terdampak ke tempat yang lebih aman,” terangnya.

Youanda tambahkan di siang menjelang sore hari, pascabanjir berangsur surut, tim tetap bersiaga dengan melakukan patroli di sejumlah kawasan di Jakarta. Juga melakukam asesmen di pos pengungsian Masjid Universitas Borobudur, Cipinang Melayu, Makasar, Jakarta Timur guna mendata jumlah dan kebutuhan mendesak pengungsi. Setelah asesmen, tim merekomendasikan pemenuhan logistik warga penyintas dengan Dapur Keliling (Darling).

Untuk diketahui, ditulis oleh berbagai sumber banjir kali ini merendam 24 titik di Jakarta. Sementara itu Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi hampir seluruh pulau besar di Indonesia akan dilanda hujan sedang-lebat hingga 13 Februari 2020. (Ika)