79 Relawan Lokal Dilatih Jadi Pendamping Psikososial

MALUKUTENGAH – Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa masih terus lalukan respons gempa Maluku. Berbagai kegiatan dilakukan salah satunya bersama dengan tim Psychological First Aid (PFA) adakan pelatihan bagi relawan lokal untuk menjadi pendamping psikososial. Pelatihan ini telah dilakukan pada tujuh puluh sembilan orang relawan lokal dari lima komunitas berbeda yang ada di Maluku Tengah.

Ustadz Muhamad Aris Alwi Rilangi, Koordinator Tim PFA sebutkan pelatihan ini meliputi pemberian pengetahuan, melatih, mengajarkan dan mempraktekkan PFA untuk diterapkan di medan bencana. Adapun ketentuan agar bisa dilatih yakni relawan berusia dewasa dan berdaya.

“Kemarin kita melatih mahasiswa dan komunitas. Seperti komunitas pencinta alam, HMI, perawat, bidan dan pemuda Ambon,” terangnya.

Aris menuturkan hal ini merupakan langkah efektif untuk memaksimalkan pendampingan psikosisial di masyarakat penyintas. Sebab tim PFA utama biasanya berasal dari luar daerah, jadi relawan lokal yang sudah dilatih bisa melanjutkan dan meluaskan pendampingan psikososial di masyarakat. Pertimbangan lainnya yakni karena adanya kendala bahasa dan budaya yang berbeda sehingga bila menggunakan relawan lokal akan lebih diterima oleh penyintas.

“Juga menjadi jejaring Dompet Dhuafa ataupun DMC di Indonesia bagian timur. Bis dipanggil kembali saat DMC membutuhkan relawan khususnya pendamping psikososial di kemudian hari,” ujar Aris. (Ika)