Akibat Gempa, Mushola dan Pustu Jayanegara Sukabumi Alami Kerusakan

SUKABUMI – Gempa berkekuatan 5 magnitudo yang mengguncang wilayah Sukabumi, Jawa Barat, pada Selasa (10/3) kemarin mengakibatkan bebeberapa kerusakan. Tidak hanya kerusakan pada bangunan rumah warga, namun juga pada beberapa fasilitas umum (fasum). Seperti yang terjadi pada Mushola Al-Hidayah dan Puskesmas Pembantu (Pustu) di Kampung Jayanegara, Desa Kabandungan, Kec Kabandungan, Sukabumi, Jawa Barat.

“Berdasarkan info dari warga mushola baru dibangun sekitar setahun lebih. Saat gempa terjadi bangunan bagian depan tempat imam biasa memimpin shalat terlihat beberapa retakan yang cukup jelas dan agak amblas. Kalau pustu hampir sama juga, ada beberapa retakan yang jelas di beberapa sisi dinding,” jelas Abdul Azis Komandan Tim Respons Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa untuk Gempa Sukabumi pada Rabu (11/3).

Kedua tempat yang memiliki beberapa retakan itu masih dimanfaatkan masyarakat. Mushola digunakan untuk tempat pengungsian warga penyintas gempa dan pustu dimanfaatkan seperti biasa untuk pelayanan kesehatan. Azis bilang ia tetap menghimbau warga untuk menghindari sebisa mungkin tempat-tempat yang sudah memiliki retakan sebab punya kemungkinan untuk runtuh akibat gempa susulan maupun penyebab lainnya.

Sementara itu BNPB merinci rumah yang rusak di Sukabumi mencapai 202 unit. Itu terdiri dari rumah rusak berat (RB) 48 unit, rusak sedang (RS) 91 unit, dan rusak ringan (RR) 63. Total kerusakan rumah di Kalapanunggal berjumlah 166 unit dengan rincian RB 41 unit, RS 75 dan RR 50. Rumah rusak di Kecamatan Cidahu mencapai 11 unit (rumah RS 7 unit dan RR 4 unit). (Ika)