Banjir Bandang Terjang Sukabumi, Kisah Situasi Respon DMC

SIARAN PERS, SUKABUMI, JAWA BARAT — “Saat ini, Tim Rescue DMC tengah melakukan proses evakuasi dan penyisiran di lokasi kejadian Banjir Bandang Sukabumi, bersama Tim SAR gabungan juga warga setempat. Segera setelah assesment dan setibanya di lokasi sekitar pukul 04.30 WIB dini hari,” terang Ahmad Baihaqi, Supervisor Infokom DMC (Disaster Management Centre) Dompet Dhuafa, bersamaan dengan laporan Sitrep (Situasi Respon) Banjir Bandang Sukabumi #1 pada Selasa, (22/9/2020).

Hujan deras yang turun sejak pukul 16.30 WIB (Senin, 21/9/2020), menyebabkan debit air Sungai Cicatih, Citarik, Cipeuncit, hingga Sungai Cibuntu, Kecamatan Cicurug, meluap dan menyebabkan Banjir Bandang yang menerjang rumah warga juga menghanyutkan 2 (dua) orang warga.

Sedangkan sebaran wilayah terdampak banjir bandang antara lain, Kampung Cipari, Desa Cisaat; Kampung Cibuntu, Desa Pasawahan; Kampung Belakan Aspol, Kelurahan Cicurug; Kampung Nyangkowek, Desa Mekarsari; dan Perum. Setia Budi, Desa Bangbayang, Kec. Cicurug, Kab. Sukabumi.

“Sekitar pukul 17.00 WIB, ketinggaian air mencapai hingga 5-6 meter. Dampak terjangan Banjir Bandang itu 2 jiwa hilang, 8 jiwa luka-luka, 12 rumah hanyut, dan sekitar 85 rumah terendam,” lanjut Baihaqi.

Sanadi, Koordinator Tim Rescue Banjir Bandang Sukabumi DMC Dompet Dhuafa, menambahkan, dalam misi tersebut, Tim DMC melengkapi perangkat respon antara lain: Perahu Karet Zebec R6, Dayung, Life Jacket, Helm Protector, Pompa, Tali Statis dan Lempar, Sepatu Boots, Genset, Alkon, Kantong Jenazah, Tandu, Hazmat, Latek, Masker, serta Hand Sanitizier.

“Tentunya beberapa perangkat respon dan pelindung diri untuk tim yang bertugas. Juga armada taktis kendaraan rescue dan operasional. Alhamdulillah, tim Dompet Dhuafa Cabang Jawa Barat dan Cordofa juga turut merapat,” tambah Sanadi.

Tiba di lokasi kejadian bencana Banjir Bandang Sukabumi pada Selasa (22/9/2020) pukul 04.30 WIB, Tim Rescue DMC (Disaster Management Centre) Dompet Dhuafa menyambangi Posko gabungan di Kampung Cibuntu, Desa Pesawahan, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi. Melakukan koordinasi bersama BPBD Sukabumi, Koramil, Polda, juga para Relawan gabungan lainnya.

Intensitas curah hujan yang tinggi sejak Senin (21/9/2020) malam, turut menyebabkan Bendung Katulampa menyentuh ketinggian 2,5 meter, sehingga Bendung Katulampa Bogor berstatus Siaga 1 dan menjadikan waspada dan antisipasi banjir bagi wilayah Jakarta.

Hari yang sama, Tim Rescue DMC membagi pergerakan respon bencana banjir ke dua wilayah, yaitu  tim respon antisipasi banjir Jakarta dan respon Banjir Bandang Cicurug, Sukabumi. (Dompet Dhuafa / Foto: DMC DD / Penulis: DMC, Dhika Prabowo / Editor: Dhika Prabowo)