DMC Dompet Dhuafa Ambil Peran dalam Gerakan Bersih-bersih Menara Masjid Se-Kota Tangerang Selatan

TANGERANGSELATAN – Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa turut ambil peran dalam Gerakan Bersih-bersih Menara Masjid Se-Kota Tangerang Selatan. Kegiatan diprakarsai Potensi Tangerang Selatan (Tangsel) bersama 38 lembaga kemanusiaan termasuk DMC Dompet Dhuafa dilaksanakan pada Sabtu (4/7). Dikatakan oleh Tim Respons DMC Dompet Dhuafa Erwandi Saputra kegiatan yang baru pertama kali digelar ini dilangsungkan di dua lokasi yakni Masjid Pondok Hijau Raya, Pisangan, Ciputat Timur dan Masjid Ar-Riyadh, Cipayung, Ciputat yang masing-masing berada di Kota Tangerang Selatan.

“Hari ini dikerahkan anggota tim kita yang menguasai teknik vertical rescue sebab dalam proses pelaksanaan kegiatan dibutuhkan sumber daya yang mahir teknik tersebut. Jadi kita membawa alat vertical rescue, alat semprot disinfektan serta alat pelindung diri dasar sesuai protokoler kesehatan sebagai bentuk kesiapan mengikuti kegiatan gerakan bersih-bersih menara masjid. Selain Tim Vertikal Rescue DMC, dari Dompet Dhuafa hadir juga Tim Dapur Keliling yang mendukung pemenuhan gizi relawan selama kegiatan berlangsung,” terang Erwandi.

Adapun seperti yang dikatakan ketua panitia Gerakan Bersih-bersih Menara Masjid Se-Kota Tangerang Selatan yang juga merupakan perwakilan dari Potensi Tangsel, Dadi, gerakan ini bertujuan untuk membangun silaturahmi segenap anggota dan relawan lembaga kemanusiaan sekaligus memberi kontribusi terhadap masyarakat di wilayah Tangsel. Dalam pelaksanaan yang dilakukan di tengah pandemi yang masih berlangsung, kegiatan dilakukan dengan merujuk protokoler kesehatan dengN dukungan dari Palang Merah Indonesia (PMI) yang menjadi salah satu peserta acara.

“Kebetulan rata-rata lembaga kemanusiaan ada di Tangsel, jadi diupayakan ada suatu kegiatan kebersamaan seperti ini bisa bermanfaat untuk kebaikan banyak orang. Selain itu, untuk protokoler kesehatan di era pandemi ini teman-teman PMI yang membantu mengingatkan dan mengawasi agar semua berjalan sesuai. Berbagai upaya yang dilakukan agar protokoler kesehatan tetap dilaksanakan yaitu memberi informasi melalui obrolan grup media sosial, menyediakan hand sanitizer di beberapa titik lokasi, juga membagi hand sanitizer dalam berntuk tabung. Pun diupayakan aktivitas yang dilakukan terhindar dari kerumunan massa warga,” papar Dadi.

Lebih jauh ia mengatakan kegiatan ini dicanangkan akan terus dilakukan hingga 18 minggu ke depan. Dengan menggunakan sistem bergantian untuk 38 lembaga kemanusiaan yang ada, aktivitas bersih-bersih menara masjid se-kota Tangsel ini dilaksanakan setiap akhir pekan. (Ika)