DMC Dompet Dhuafa Perkuat Sektor PRB di Momen HKB 2021

Tangerang Selatan—Peringati Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) 2021 yang jatuh pada hari Senin 26 April 2021, Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa perkuat komitmen dalam menggencarkan program-program Pengurangan Risiko Bencana (PRB). Hal ini ditandai dengan dilakukannya simulasi bencana dalam rangka HKB 2021 di markas DMC Dompet Dhuafa, Ciputat Timur, Tangerang Selatan (26/4/2021).

Adapun empat program PRB yang dimiliki DMC Dompet Dhuafa ialah Kawasan Tangguh Bencana (KTB), Safer School, Pelatihan Komunitas, dan Advokasi. Hingga kini,per Desember 2019, jumlah penerima manfaat program PRB Dompet Dhuafa mencapai 17.758 jiwa dengan total 27 program yang diimplementasi. Dengan rincian program, empat (4) program KTB, 10 program Advokasi, 10 program Pelatihan, dan tiga (3) program Sekolah Aman.

“Bencana itu sulit untuk diprediksi, ia merupakan cobaan yang diberikan oleh Allah SWT. Dengan demikian, kita harus bisa menilai dan mengamatai potensi risiko bencana apa saja yang ada di sekitar kita. Sehingga kita bisa lebih waspada dan siaga,” terang Haryo Mojopahit selaku Direktur DMC Dompet Dhuafa seusai simulasi bencana HKB 2021.

Dalam kesempatan lain, Ahmad Lukman selaku Manager PRB DMC Dompet Dhuafa menuturkan bahwa program PRB akan disesuaikan kembali dengan konteks yang lebih terbaru.“Dalam tahun 2021 ini, ada beberapa program penyesuaian dalam pilar PRB DMC Dompet Dhuafa. Sehingga program yang ada akan ditambahkan dan diperkuat,” terang Ahmad Lukman.

Pengurangan Risiko Bencana (PRB) adalah salah satu divisi yang berada didalam Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa yang memiliki tugas pokok pada masa sebelum terjadi bencana (pra bencana)  dan setelah terjadi bencana (pasca bencana) melalui kampanye pengurangan resiko bencana.


Ruang lingkup PRB mencakup seluruh aspek dalam kehidupan masyarakat yang berupaya untuk meminimalisir risiko dan kemungkinan terjadi kerugian baik secara material maupun non material. Upaya pendekatan dalam PRB yakni melakukan pendekatan melalui pelatihan secara bertahap untuk membangun kesadaran dan peningkatan kapasitas masyarakat dalam menghadapi bencana.

“Salah satu program PRB yang sedang berlangsung ialah mitigasi bencana melalui mural. Ini dilakukan untuk memberikan awareness yang lebih luas lagi dengan medium non-konvensional,” tutup Ahmad Lukman (DMC/Fajar).