DMC Dompet Dhuafa Rangkul Komunitas Ojek Daring untuk Memasifkan Misi-misi Kemanusiaan

TANGERANG SELATAN – Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa berkomitmen untuk terus menjadi garda terdepan dalam hal kemanusiaan terutama berkaitan dengan kebencanaan. DMC pun berupaya untuk merangkul semua elemen masyarakat termasuk komunitas ojek daring yang tersebar di berbagai wilayah melalui komunitas besutan DMC, Komunitas Ayo Tolong.

“Gagasan ini terbentuk pasca DMC melakukan respon banjir Konawe bersama relawan dari komunitas ojek daring. Setelah berdialog dengan mereka, kita sepakat untuk terus mempertahankan kerja sinergisme dan berkomitmen merangkul lebih banyak pihak agar misi-misi kemanusiaan bisa terus dimasifkan,” ujar Maizar Helmi Staf Respon DMC Dompet Dhuafa pada Sabtu, (20/7).

Maizar tambahkan hingga saat ini tercatat ada 25 komunitas ojek daring yang tergabung dan tersebar di beberapa wilayah timur dan tengah Indonesia seperti Mamuju, Palopo, Pare-pare, Makassar, Ambon, Bali, Palu, Mataram, Banjarmasin dan Jayapura.

“Teman-teman juga sudah mulai melakukan aksi respon gempa bumi yang terjadi di Halmahera Selatan dengan menggalang dana. Sebagian juga sudah ada yang berangkat ke lokasi bencana untuk menjadi relawan. Dana yang dikumpulkan teman-teman komunitas ojek daring diserahkan ke para penyintas melalui perpanjangan tangan Dompet Dhuafa di wilayah-wilayah tersebut,” terangnya lagi.

Salah satu komunitas ojek daring yakni Satu Nusantara yang tergabung dalam keluarga besar Komunitas Ayo Tolong telah menggalang dana untuk penyintas gempa 7,2 SR di Halmahera Selatan dan telah menyerahkannya ke Layanan Kesehatan Cuma-cuma (LKC) Dompet Dhuafa Papua.