DMC Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan untuk Pengungsi Konflik Sosial Wamena

JAYAPURA – Konflik sosial terjadi di Wamena, Papua, pada Senin (23/9) lalu. Konflik ini sebabkan lebih dari 8.617 jiwa mengungsi ke luar Wamena. Berdasarkan data yang dihimpun Humas Polda Papua pertanggal 27 September, dari 8.617 jiwa pengungsi itu sebanyak 1.046 jiwa adalah anak-anak.

Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa bersama Layanan Kesehatan Cuma-cuma (LKC) Papua melakukan respons bantuan terhadap pengungsi. Menurut keterangan koordinator Lapangan, Umayra Malik sejak kemarin sudah disalurkan bantuan berupa alat kebutuhan tidur dan alas kaki.

“Hari ini kita lakukan asesmen kebutuhan di posko Rindam dan Posko Minang, koordinasi dengan kedua posko tersebut, pembuatan Pos Hangat. Kita juga menyortir pakaian layak pakai dan melakukan pendekatan psikososial,” ujar Umay.

Senada, Staf Recovery DMC Dompet Dhuafa Eka Suwandi sampaikan selain kegiatan di atas dicanangkan akan segera dilakukan kegiatan Taman Ceria. Taman Ceria merupakan singkatan dari TempAt aMAN (dari) keCEmasan dan RIsiko bencAna.

“Melihat banyaknya pengungsi usia anak perlu sekali dibuat Taman Ceria ini. Konsepnya di tempat terbuka dimana bisa dilakukan kegiatan dongeng, bermain alat musik, ada wahana bermain anak. Selain itu di tempat ini nanti diperuntukkan juga bagi para orangtua sebagai lokasi pendekatan psikososial,” ujar Eka.

Ditambahkan Eka, di Taman Ceria juga akan dilaksanakan kegiatan dakwah sebagai salah satu bentuk pendekatan psikososial ke orangtua dan anak-anak. Ia bilang selain bantuan yang kasat mata, pendekatan psikososial penting dilakukan agar guncangan psikologis yang dialami penyintas bisa pulih. (Ika)