DMC Dompet Dhuafa Terus Salurkan Bantuan Air Bersih ke Wilayah Nusa Tenggara Barat

 

 

LOMBOKTIMUR – Musim kemarau masih melanda sebagian wilayah di Indonesia. Dilansir dari keterangan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) di beberapa wilayah ada yang mengalami hari tanpa hujan ekstrem, yaitu tidak ada hujan hingga lebih dari 60 hari seperti di Pulau Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara. Padahal musim hujan diperkirakan baru akan jatuh pada akhir November hingga awal Desember 2019.

Sebagai bentuk konsistensi Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa dalam meminimalisir dampak kekeringan, hari ini Selasa, (24/9), DMC kembali menyalurkan air bersih ke warga terdampak kekeringan di Desa Sajang, Sembalun, Lombok Timur, Nussa Tenggara Barat (NTB). Bantuan air bersih ini dirasakan oleh 57 KK dengan rincian 136 jiwa. Demikian disampaikan Ady Rinjani, perwakilan relawan DMC Dompet Dhuafa di NTB.

“Sudah lebih dari sebulan kita melakukan ditribusi air bersih di Desa Sajang  ini. Disini dampak kekeringan cukup parah dirasakan warga. Hal ini karena sudah tiga belas bulan desa ini belum disambangi hujan,” demikian diterangkan Ady.

Ia tambahkan jika dikalkulasikan sedikitnya 21,6ribu liter air telah dirasakan manfaatnya oleh 556 jiwa di Desa Sajang. Masing-masing jiwa mendapatkan 39 liter air bersih. Jumlah ini sudah memenuhi ambang batas minimal kebutuhan air perjiwa dalam satu hari pada keadaan darurat yakni 15 liter air bersih. DMC Dompet Dhuafa rencananya akan terus melakukan penyaluran air bersih di daerah ini demi meringankan beban para warga yang mengalami krisis air bersih.

Selain melakukan penyaluran air bersih di Lombok Timur, DMC Dompet Dhuafa juga bagikan air bersih di tujuh kabupaten lain. Yakni Bogor, Bekasi, Pandeglang, Bandung, Banyumas, Wonogiri, dan Gunung Kidul. (Ika)