Korban Longsor Sukabumi Dihibur Tim SAR DMC Dompet Dhuafa

SUKABUMI – sc sukabumiTim gabungan DMC Dompet Dhuafa, Polres Sukabumi.dan relawan, Selasa (31/3), menghibur anak-anak pengungsi korban tanah longsor di SDN Tegal Panjang.

Puluhan anak-anak pengungsi korban longsor tampak asyik mengikuti kegiatan pendampingan yang banyak diisi dengan permainan-permainan dan dipandu para Tim SAR dan anggota Polwan. Sesekali terdengar tawa ceria anak-anak dalam kegiatan pendampingan itu.

Menurut Koordinator Tim SAR DMC DD, Adi Mallo, kegiatan itu ditujukan untuk memberikan pendampingan dan motivasi kepada korban bencana alam, terutama anak-anak agar terhibur dan tidak jenuh.

“Makanya, kami banyak isi kegiatan pendampingan ini dengan permainan-permainan menarik. Setidaknya, anak menjadi terhibur, tidak stres memikirkan bencana. Kami lakukan kegiatan ini mengisi kegiatan mereka,” katanya.

Ia menyebutkan setidaknya ada 20 anak pengungsi yang menjadi korban tanah longsor di Kampung Cimerak, Desa Tegal Panjang dan mereka tentunya butuh didampingi dan dimotivasi dalam menghadapi bencana alam tersebut.

“Memang tidak semua anak-anak bisa mengikuti, karena anak-anak yang lain mengungsi di rumah saudaranya,” ujar Adi.

Sementara itu, Anita (10), salah satu anak pengungsi mengaku sangat terhibur dengan kegiatan pendampingan yang dilakukan Tim DMC DD dan Polres Sukabumi, apalagi banyak permainan yang bisa diikutinya dalam kegiatan itu.

“Senang sekali, banyak permainannya. Jadi tidak bosan,” kata Anita

Longsor menimbun 11 rumah di Kampung Cimerak RT 25/7 Desa Tegal Panjang, Kecamatan Cireunghas, Kabupaten Sukabumi,  Jawa Barat. Sebanyak 12 orang ditemukan tewas dalam bencana alam tersebut. 299 orang kini mengungsi dengan 54 tinggal sementara di balai desa dan yang lainnya mengungsi di rumah saudara.

Leave a Comment