Membangun Budaya Sadar Bencana Melalui Humanitalk Jakhum Festival

JAKARTA – Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa membangun budaya sadar bencana pengunjung Jakarta Humanity (Jakhum) Festival melalui sesi Humanitalk. Dalam sesi ini, General Manager Pengurangan Risiko Bencana (PRB) DMC Dompet Dhuafa M N Awaluddin menyampaikan pentingnya pembiasaan PRB mengingat bencana sering melanda Indonesia. Apalagi secara geografi ancaman bencana ada di hampir semua wilayah namun berbeda jenisnya seperti banjir, longsor, gempa bumi, dan sebagainya.

“Banyak tantangan yang harus dihadapi untuk bisa membiasakan masyarakat akan istilah PRB dan implementasinya. DMC Dompet Dhuafa sendiri sudah memiliki kawasan tanggap bencana (KTB) yang berada di wilayah rawan bencana. Membangun KTB ini tentu tidak mudah seperti KTB yang kita lakukan di Desa Medana, Lombok. Awalnya masyarakat seperti sekadar datang ikut pelatihan duduk 2-3 jam setelah itu ingin segera pulang. Namun karena pelatihan tersebut, lama-kelamaan terbangun kesadaran bahwa mereka berada di daerah rawan bencana sehingga harus siap dan mampu untuk siaga,” jelas Awaluddin, Minggu (26/1).

Ia lanjutkan ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk membangun budaya sadar bencana diantaranya menggali informasi melalui internet. Misalnya mencari tahu informasi mengenai ciri-ciri tanah rawan longsor atau menyiapkan tas siaga yang berisi peralatan pertahanan hidup di masa darurat bencana. Kemudian bisa menyebarkan informasi tersebut kepada keluarga, kerabat maupun melalui media sosial.

“Penting juga sinergitas antarbidang guna mewujudkan perilaku PRB di masyarakat. Mulai dari sektor pemerintah, pendidikan, media, masyarakat hingga lembaga swadaya masyarakat,” tutur Awal.

Untuk diketahui, Jakhum Festival merupakan puncak dari bulan kemanusiaan Humanesia yang diusung Dompet Dhuafa. Pada kegiatan tersebut, dibahas berbagai isu kemanusiaan dan lingkungan, untuk menggugah masyarakat, khususnya generasi milenial, agar peduli terhadap lingkungan, serta sesama yang masih membutuhkan. (Ika)