Memberdayakan Perempuan Penyintas Bencana Palu Melalui “Ibu Pelopor Rekonstruksi”

PALU – Pelatihan bertajuk “Ibu Pelopor Rekonstruksi diadakan di Sulawesi Tengah, 5-19 Desember 2019. Kegiatan digelar oleh Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa bersama 22 Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang berada di Sulawesi Tengah. Pelatihan ini dibuat supaya para ibu memahami konstruksi bangunan yang aman. Demikian dikatakan Manajer Recovery DMC Dompet Dhuafa Ahmad Lukman, Jumat (13/12).

“Melalui pelatihan diharapkan para peserta yang terdiri dari ibu-ibu rumah tangga bisa terlibat dalam pembangunan kembali rumah mereka yang rusak pascadirundung bencana alam tahun lalu. Bukan dilatih menjadi tukang tapi supaya mereka paham bagaimana standar pembangunan hunian, bahan yang bagus seperti apa, lokasi yang sesuai seperti apa,” ujarnya.

Sedikitnya 50 peserta di lima desa Sulawesi Tengah terlibat dalam pelatihan yang juga ditujukan untuk memperingati Hari Ibu. Kelima desa tersebut adalah Desa Marana di Kabupaten Donggala, Desa Solouwe, Desa Lolu, dan Desa Beka di Kabupaten Sigi, serta Desa Balaroa di Kota Palu.

“Rata-rata peserta di sini kan mereka yang mendiami hunian-hunian sementara. Jadi jika mereka ingin membangun secara mandiri atau ada pihak yang ingin membangunkan rumah, mereka bisa mengawasi proses perencanaan hingga realisasinya. Apalagi para ibukan umumnya yang paling banyak berada di rumah,” terang Lukman.

Para peserta diberikan banyak pemahaman mengenai rekonstruksi bangunan, diantaranya tujuh prinsip membangun rumah yang aman. Hal itu terdiri atas diskusi perencanaan dengan ahli bangunan, penentuan lokasi yang aman, bentuk rumah persegi dan sederhana, pondasi yang kuat, penggunaan material bermutu, penggunaan dinding kuda-kuda yang ringan dan mengikat setiap sambungan dengan kuat. (Ika)