Mengambil Hikmah di Setiap Bencana yang Terjadi

Hingga bulan April 2021, Badan Nasional Penanggulagan Bencana (BNPB) mencatat, ada sekitar 1.202 bencana yang terjadi di Indonesia. Diantaranya 500 bencana banjir, 18 gempa bumi, 96 karhutla, 233 tanah longsor, 338 puting beliung, 6 gelombang pasang/abrasi, dan 1 kekeringan.

Dari banyaknya musibah yang terjadi, tentu banyak sekali kerugian yang dirasakan dalam berbagai aspek. Namun dibalik kerugian tersebut, sebagai seorang muslim kita meyakini bahwa selalu ada hikmah di setiap kejadian yang terjadi.

Lalu apa saja hikmah atau pelajaran yang bisa kita petik dari setiap kejadian bencana yang terjadi? Simak penjelasannya di bawah ini.

Sebagai Ujian Keimanan

Apapun musibah atau bencana yang menimpa adalah ujian. Boleh jadi itu adalah cara Allah untuk meningkatkan kualitas diri kita. Maka, sebagai seorang muslim kita harus menerima apapun ketentuan-Nya dengan ikhlas dan penuh kesabaran.

Dan sungguh akan kami berikan cobaan kepada kalian dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa, dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar (yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan, “Inna lillahi wainna ilaihi raji’un.” Mereka itulah yang mendapat keberkatan yang sempurna dan rahmat dari Tuhannya, dan mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk. (QS. Al-Baqarah: 155-157)

Sarana untuk Intropeksi Diri

Pada saat kita tertimpa musibah atau bencana, tidak sepatutnya untuk berlarut dalam kesedihan apalagi berputus asa. Justru sebaliknya kita harus mengintropeksi diri, karena boleh jadi bencana yang datang menimpa adalah koneskuensi dari dosa atau maksiat yang kita lakukan.

Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebahagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar). (QS. Ar-rum: 41)

Meneguhkan Persaudaraan dan Kepedulian

Bagi masyarakat yang tidak terkena bencana, bencana tersebut merupakan peringatan dari Allah agar mereka lebih banyak bersyukur dan menjaga nikmat-nikmat Allah dengan mempergunakannya dalam jalan ketaatan.

Oleh karena itu, jadikanlah setiap musibah atau bencana sebagai sarana untuk meneguhkan persaudaraan dan kepedulian terhadap sesama. Banyak cara yang bisa dilakukan dalam membantu saudara kita yang tertimpa musibah. Dari mulai berdonasi, menjadi seorang relawan, atau hanya sekedar mendo’akan.

Dari Abdullah bin Umar radhiyallahu ‘anhuma berkata Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa salam bersabda: “Barangsiapa meringankan dari seorang mukmin salah satu kesusahan hidupnya di dunia, niscaya Allah akan meringankan salah satu kesusahan hidupnya pada hari kiamat. Barangsiapa memberi kemudahan kepada orang yang kesulitan niscaya Allah akan memberi kemudahan baginya di dunia dan akhirat. Barangsiapa menutupi aib seorang muslim niscaya Allah akan menutupi aibnya di dunia dan akhirat. Dan Allah senantiasa menolong hamba-Nya selama hamba tersebut menolong saudaranya.” (HR. Muslim, Abu Daud, Tirmidzi, Nasai dan Ibnu Majah) (DMC/Salam).

Dikutip dari berbagai sumber.