Menyikapi Kesiapsiagaan Merapi, DMC DD Menghadiri Rapat OPRB Kaliurang

Hari ini, Minggu 08 november 2020 pukul.08.00 wib Tim Assessment Kabupaten Sleman dan Magelang bergerak melakukan koordinasi terkait titik pengungsian dan rencana evakuasi di masing-masing wilayah.

Menurut hasil assessment di kabupaten Sleman berkoordinasi dengan Kepala dukuh Umbulharjo, tidak ada pengungsian di 2 titik tepatnya di Desa Umbulharjo dan Desa Kepukharjo, Kec.Cangkringan. Karena warga yang mengungsi di 2 Desa tersebut sudab pindah dan menempati Huntap (Hunian Tetap) yang dibangun oleh pemerintah di tahun 2010. Jadi hanya ada 1 titik pengungsian di Kab. Sleman, yakni di Balai Desa Glagaharjo.

Selanjutnya, disampaikan oleh Tim Respon DMC DD Ridwan Gunawan yang melakukan assessment di Kab. Magelang, siang tadi pukul.12.30 wib mereka menghadiri Rapat OPRB Kaliurang Selatan, Magelang demi menyikapi status Merapi saat ini. Dari hasil rapat, masing-masing RT (rukun tetangga) diminta untuk melakukan pendataan meliputi penduduk, armada dan hewan ternak. Mendahulukan kelompok rentan yang akan dievakuasi: Lansia, Ibu Hamil, Difabel, Balita dan Anak-anak, dan Orang dengan Penyakit Kronis.

Jika terjadi letusan Gn. Merapi, masing-masing RT di Kaliurang Selatan telah menyiapkan 2 kendaraan (truk) untuk mengevakuasi penduduk. Serta telah menyiapkan rute untuk menjauhi Gn. Merapi. Tidak hanya itu, mereka juga sudah memiliki koordinator di masing-masing RT yang akan mengkoordinir warga untuk membawa tas siaga bencana. Selain itu juga, masing-masing RT sudah menginformasikan agar warga bergerak mengikuti koordinasi dan tidak bergerak sendiri.

Kawan sigap, mari kita bantu doakan agar warga di Sekita Gn. Merapi dapat diberikan kemudahan dan selalu dalam lindungan Allah SWT.

#respondmc#siagamerapi#berdayahadapibencana#kaliurang#sleman#magelang