Merapi Siaga, Tim DMC DD Siapkan Aksi Kesiapsiagaan

Peningkatan status aktivitas vulkanik Gunung Merapi menjadi salah satu perhatian yang cukup besar bagi DMC Dompet Dhuafa. Pasca erupsi besar 2010 lalu, Gn. Merapi mengalami erupsi magmatis kembali pada 11 Agustus 2018 yang berlangsung sampai bulan September 2019.

Seiring dengan berhentinya ekstrusi magma, Gn. Merapi kembali memasuki fase intrusi magma baru yang ditandai dengan peningkatan gempa vulkanik. Dalam (VA) dan rangkaian letisan eksplosif sampai dengan 21 Juni 2020 aktivitas vulkanik terus meningkat hingga saat ini.

Oleh karena itu, demi membangun upaya kesiapsiagaan dan meminimalisir risiko dampak dari potensi erupsi Merapi. Tim Respon DMC Dompet Dhuafa telah merapatkan barisan bersama dengan BPPTKG dan BPBD Yogyakarta, Sleman, Jawa Tengah dan Magelang demi melakukan upaya-upaya kesiapsiagaan.

Setelah melalui -+ 7 jam perjalanan darat dengan mobil taktis Hilux dan Unimog, Tim DMC DD kloter 1 tiba di DD Yogyakarta pukul.10.30 WIB dan langsung menyiapkan Gudang Logban (logistik bantuan). Sedangkan Tim SAR langsung melanjutkan perjalanan menuju wilayah KRB III untuk melakukan pemetaan area Temanggung dan Sleman. Selain itu, Tim SAR juga melakukan set up pos hangat di 3 lokasi: Desa Deyangan, Desa Taman Agung dan Desa Banyuroko.

Berdasarkan hasil survey tim DMC di 3 lokasi pengungsian tersebut, kebutuhan darurat yang saat ini dibutuhkan berupa: peralatan balita, makanan bayi, Lauk pauk, handsanitizer, tempat cuci tangan (soap station), Pos hangat, Peralatan mandi, Sembako, Air mineral, Kasur Lantai, Bumbu Dapur da Buah-buahan. Hingga saat ini, kebutuhan darurat baru dapat diringankan dengan adanya pos hangat dan pembagian logistik awal.

Selain menyiapkan Pos Hangat, Tim DMC DD melakukan dropping dan pembukaan gudang logistik bantuan yang terdiri dari: Masker 10 dus, Kelambu 5 dus, Vixal 5 dus, Lux 10 dus. Serta alat pendukung seperti: Alat semprot disinfektan 2 unit, Alat semprot tabung 1 unit, Cairan Chamber 5 liter, Perosoklin (cairan disinfektan ruangan) 4 liter murni, Antena rik 1 set, Lampu Silamdas 1 set dan Genset 2 unit.

Menurut penuturan Maizar Helmi koordinator Tim Respon Siaga Erupsi Merapi, tim lapangan sudah menyiapkan rencana aksi hari ke 2 sebagai upaya membangun kesiapsiagaan sebagai berikut:

  1. Team SAR
    Mapping area wilayah KRB 3
    Menyiapkan armada untuk evakuasi di kalitengah lor
    Berkaloborasi dengan pontensi SAR lokal
  1. First responder
    Menyiapkan 3 titik pos hangat di wilayah KRB 3, pos pantau sleman (kalitengah lor, turgo,umbulharjo)
    Menjajaki lokasih penggusian dengat sekat triplek perKK
    Menjajaki kesiapsiagaan dipos pantau KRB 3 dengan papan informasi jumlah penduduk dan sumber daya lokal
  2. Team medis
    Explore lokasih penggusian untuk membuat program
    Menyiapkan bahan edukasih kesiapsiagaan merapi disetiap KRB 1 2 dan 3

Dilain sisi, masih di hari yang sama, Tim DMC DD kloter 2 yang merupakan Tim Medis sebanyak 3 personil tengah melakukan perjalanan susulan dari pukul.15.00 wib dan hingga saat berita ini diturunkan tim ini masih melakukan perjalanan dan baru memasuki wilayah Semarang.

#siapuntukselamat­čĺ¬ #respondmc #siagabencana #siagamerapi #berdayahadapibencana