Pembangunan Sarana dan Prasarana Wujudkan Pilar Sekolah Aman Bencana di Magelang

MAGELANG – Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa melanjutkan pembangunan sarana dan prasarana guna mewujudkan Pilar Sekolah Aman Bencana di Magelang. Pembangunan sarana dan prasarana ini dilakukan di SDN 1 Kaliurang dan SDN 2 Kaliurang yang berada di Kecamatan Srumbung, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Sebelumnya kedua sekolah ini telah menerima edukasi dan dilatih kesiapsiagaan bencananya pada Juli lalu sebab letak sekolah berdekatan dengan Gunung Merapi.

“Pembangunan sarana dan prasarana merupakan salah satu hal yang harus dilakukan untuk mewujudkan Pilar Sekolah Aman Bencana. Ada tiga pilar yang mesti dilakukan yakni fasilitas sekolah aman, manajemen bencana di sekolah, serta pendidikan, pencegahan dan pengurangan risiko bencana. Pembangunan dilakukan oleh relawan Komunitas Ayo Tolong di Srumbung bersama warga sekitar,” ujar Staf Pengurangan Risiko Bencana (PRB) DMC Dompet Dhuafa M Syaiban, Senin (25/11).

Santoso, relawan yang menjadi koordinator pembangunan sarana prasarana sebutkan ada beberapa hal yang dibangun demi melengkapi fasilitas Sekolah Aman Bencana. Pembangunan didasarkan pada risiko yang dihadapi sekolah berdasarkan lokasi dan kondisinya. Untuk sekolah SDN 1 Kaliurang risiko yang teridentifikasi adalah curamnya akses jalan menuju sekolah sehingga apabila bencana gunung api terjadi hal itu akan menyulitkan proses evakuasi. Maka dibangun akses jalan yang lebih landai agar akses siswa lebih mudah.

“Kalau untuk di sekolah SDN 2 Kaliurang yang jaraknya sekitar 8 kilometer dari Gunung Merapi dibangun tembok sebagai tanggul untuk menahan longsoran erupsi. Buat masing-masing sekolah juga dibuatkan plang petunjuk evakuasi yang meliputi jalur arah dan titik kumpul,” terangnya.

Dilanjutkan Santoso pembangunan tak hanya dilakukan oleh tim namun juga masyarakat dan warga sekolah ikut berpartisipasi aktif membantu terwujudnya program ini. (Ika)