Pencarian Hari Ke-2: DMC Dompet Dhuafa Turunkan Tim Respon Srikandi

Kota Tangerang—Disaster Mangement Center (DMC) Dompet Dhuafa terus lanjut pencarian korban tenggelam di sungai Cisadane, Kel. Babakan, Kec. Tangerang, Kota Tangerang (22/07/2021). Tim DMC Dompet Dhuafa juga menurunkan tim respon srikandi yang terdiri dari relawan perempuan-perempuan tangguh.

Dua di antaranya bernama Yuni Lestari dan Janet Berliana. Mereka turut membantu menyusuri sungai dan melakukan blender (menciptakan ombak buatan melalui gerakan perahu) bersama tim rescue gabungan lainnya.

“Biasanya jika sudah dua hari, tubuh korban akan mengapung dan muncul ke permukaan. Namun sampai saat ini belum terlihat juga penampakan tubuh korban,”terang Yuni.

Dengan menurunkan tim respon srikandi, DMC Dompet Dhuafa berharap mampu meningkatkan kapasitas seseorang dalam melakukan respon kebencanaan. Sambil tetap memberdayakan relawan dari segala latarbelakang. Yuni Lestari sendiri merupakan seorang ibu dengan dua anak dan telah memasuki usianya yang ke-37.

“Terkadang kalau telah usai atau di sela istirahat, saya suka menyempatkan untuk menghubungi anak-anak saya,” tambahnya.

Sejak pagi tim melakukan penyisiran dari lokasi kejadian sejauh 5 kilometer, dan melakukan pencarian visual melalui jalur darat sejauh 3 kilometer dari lokasi kejadian.

Sebelumnya, tim mendapatkan kabar bahwa sekitar pukul 07:00 WIB pada Rabu lalu (21/7/2021) terdapat satu orang dewasa atas nama Muhammad Dinata (59) meloncat dari Jembatan Tanah Gocap ke sungai Cisadane.

Diketahui korban beralamat tempat tinggal di Victoria Park, Kel.Nusa Jaya, Kec.Karawaci, Kota Tangerang. Mendapatkan kabar tersebut tim DMC Dompet Dhuafa bersama tim rescue gabungan menyusuri sungai Cisadane untuk mencari korban.

Adapun potensi sar yang tergabung terdiri dari: Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta; Polsek Kota Tangerang; Pemadam Kebakaran Kota Tangerang; BPBD Kota Tangerang; Koramil Kota Tangerang; Kelurahan Nusa Jaya; SAR MTA; IEA; Tagana Kota Tangerang; PMI Kota Tangerang; DMC Dompet Dhuafa; Rumah Zakat; Banser Banten (BAGANA); WMI; ACT; RPAI; Korgad; UAR; Masyarakat setempat.

“Kita akan kerahkan seluruh unsur dan peralatan yang ada di lapangan guna memaksimalkan pencarian pada hari ini, semoga korban segera kita temukan,” ungkap Hendra Sudirman Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta. Pencarian akan dilanjutkan esok hari pada pukul 07:00 WIB dengan kembali mengerahkan tim untuk melakukan penyisiran dan blender hingga titik Pintu Air 10.