Peran Anak Dalam Upaya Pengurangan Risiko Bencana Penting Dilakukan

SERANG – Peran anak dalam upaya pengurangan risiko bencana (PRB) penting dilakukan. Sebab pembelajaran PRB yang dilakukan sejak dini merupakan langkah efektif untuk membudayakan prilaku sadar bencana di masyarakat. Hal ini disampaikan oleh M Syaiban, Staf PRB Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa pada Forum Anak di kegiatan Konferensi Nasional Pendidikan Bencana III, Selasa (5/1).

“Kalau anak sudah terbiasa mendengar istilah PRB dan sudah tanggap hal ini tentu akan meminimalisir risiko bencana pada anak. Selain itu ada kemungkinan mereka bisa membawa perilaku sadar bencana ini ke keluarga dan lingkungan masyarakat,” ujar Syaiban.

Saat penyampaian materi, para peserta anak yang terdiri dari perwakilan siswa dari beberapa sekolah di wilayah Provinsi Banten diberi waktu untuk diskusi kelompok. Setelah itu mereka diminta untuk memaparkan hasil diskusinya. Syaiban bilang metode ini dilakukan untuk mendorong anak berfikir dan menggali hal yang sudah mereka ketahui.

Materi dilanjutkan dengan pemaparan mengenai tindakan preventif yang harus dilakukan untuk meminamilisir dampak bencana dan langkah-langkah yang harus dilakukan jika bencana terjadi. Seperti pengadaan tas siaga yang berisi makanan kering dan minuman, alat komunikasi, uang, dokumen penting, selimut, alat mandi, peluit dan lainnya.

“Untuk di sekolah bisa dilakukan juga simulasi bencana secara berkala, pembuatan jalur evakuasi dari kelas menuju tempat pengungsian, hingga membuat kesepakatan dengan keluarga di rumah perihal titik bertemu jika bencana terjadi,” jelas Syaiban. (Ika)