Perdana, Mobile Rapid Tes Gratis Digelar di Zona Merah Jawa Timur

MAGETAN – Peningkatan kasus Covid-19 di Indonesia pertanggal 20 Juli 2020 kini sudah melampaui China, negara tempat pandemi virus corona bermula. Melihat kondisi yang terjadi, Tokopedia melalui ekosistem Tokopedia Salam mengajak masyarakat berdonasi untuk membantu sesama mendapatkan akses terhadap layanan kesehatan di masa pandemi. Mobile Rapid Test Kerjasama Dompet Dhuafa dan Tokopedia, secara serentak dilaksanakan mulai tgl 21-25 Juli 2020 di 17 Provinsi di Indonesia, dengan target 4500 orang yg  akan dilakukan test.

“Donasi yang terkumpul dari pengguna Tokopedia, kemudian disalurkan oleh Dompet Dhuafa melalui penyelenggaraan Covid-19 Test Mobile di 17 Provinsi terpilih dengan zona merah dari Aceh hingga Papua. Mengawali kegiatan Tes Covid Mobile dilaksanakan di Surabaya dan wilayah Jawa Timur lainnya yang dioperatori tim Dompet Dhuafa Jawa Timur bersama pemerintahan daerah setempat,” Papar Head of Tokopedia Salam, Garri Juanda.

Pemeriksaan Covid Test Mobile (CTM) akan dilakukan di wilayah Kawasan cekal (cegah dan tangkal) corona dari Gerai Sehat Dompet Dhuafa di masing-masing cabang dan menurunkan tenaga medis, serta tenaga kesehatan terlatih untuk berkolaborasi bersama tim LPM (Lembaga Pelayanan Masyarakat) dan DMC (Disaster Management Center) Dompet Dhuafa. Program tersebut menyasar masyarakat kelompok rentan kesehatan, para petugas penggali dan pemulasaran jenazah, serta pengemudi angkutan umum. Hasil rapid test reaktif akan dilaporkan kepada pihak terkait dan dapat dilakukan PCR test mandiri sesuai prioritas sebagai tindakan lanjutannya.

“Kegiatan rapid test diawali dengan pendataan gejala, riwayat penyakit dan riwayat perjalanan sebagai penapisan awal gejala covid.  Menyasar kelompok rentan sebagai deteksi awal (bukan diagnosa covid), yaitu pada kelompok rentan kesehatan terdiri dari tenaga kesehatan, pasien penyakit menular, pasien kronis di rumah singgah pasien dan lainnya, juga kelompok pemulasara jenazah dan penggali kubur dan pengemudi angkutan umum serta kelompok rentan lain yang belum terjangkau oleh akses pemeriksaan yang sudah ada,” jelas dr Yeni Purnamasari General Manager Kesehatan Dompet Dhuafa.

Selain itu, juga dilakukan edukasi pasca pemeriksaan, untuk tetap menjaga protokol kesehatan dalam beraktifitas  untuk memutus mata rantai penularan covid 19. Hasil pemeriksaan akan dilaporkan kepada pihak puskesmas untuk dapat di tindaklanjuti sesuai dengan pedoman pencegahan dan pengendalian Covid 19 Kementrian Kesehatan Republik Indonesia.