Sebanyak Seratus Hunian Sementara Dibangun untuk Penyintas Bencana Alam Sulawesi Tengah

DONGGALA – Sebanyak seratus rumah sementara (rumtara) dibangun untuk penyintas bencana gempa, tsunami, dan likuefaksi Sulawesi Tengah. Tepatnya pembangunan dilakukan di Desa Marana, Kecamatana Sindue, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah. Pembangunan rumtara ini dilakukan oleh Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa bersama Wahana Visi Indonesia (WVI) yang dimulai pengerjannya sejak Oktober lalu.

“Ada lebih dari lima ratus jiwa yang merasakan manfaat pembangunan rumtara ini. Sebelumnya mereka masih bermukim di tenda-tenda darurat ataupun menumpang di rumah kerabat. Diharapkan dengan adanya rumtara ini mereka bisa lebih mandiri dan berdaya,” demikian diterangkan Manajer Recovery DMC Dompet Dhuafa Ahmad Lukman pada Jumat (15/11).

Ia lanjutkan pembangunan rumtara tidak hanya melibatkan juru bangunan namun juga warga terkait. Hal ini merupakan bentuk partisipasi mereka mendukung pembangunan rumtara. Untuk saat ini pembangunan sudah mencapai tahap pembuatan lantai. Dicanangkan pengerjaan akan selesai awal tahun depan.

Selain itu, berdasarkan keterangan Lukman, ada beberapa hal yang menjadi pokok dalam pembangunan kali ini. Salah satunya yang sudah tertera di atas yakni pelibatan aktif masyarakat. Selain itu desain bangunan rumatara dibuat lebih ramah anak yang memperhatikan faktor-faktor keselamatan anak di dalam rumah. Seperti menghindari sisi-sisi yang tajam dan menggunakan bahan yang mendukung keamanan untuk anak.

“Respons yang diberikan masyarakat sangat baik pun dengan pelibatan mereka. DMC Dompet Dhuafa bersama WVI sering melakukan monitoring dan evaluasi bareng agar proses pembangunan berjalan lancar dan sebagai proses pengakraban ke warga penerima manfaat juga,” tutup Lukman. (Ika)