Sebanyak Seratus Hunian Sementara Diresmikan untuk Penyintas Bencana Alam Sulawesi Tengah

 

DONGGALA – Sebanyak seratus hunian sementara (huntara) diresmikan untuk penyintas bencana gempa, tsunami, dan likuefaksi Sulawesi Tengah. Pembangunan tepatnya dilakukan di Dusun I – IV Desa Marana, Kecamatana Sindue, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah. Peresmian huntara yang dibangun oleh Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa bersama Wahana Visi Indonesia (WVI) ini, dimulai pengerjaannya pada Oktober lalu.

“Alhamdulillah, sudah selesai pembangunannya dan beberapa sudah menempati huntaranya sejak akhir Januari 2020. Kini semua sudah bisa ditempati oleh warga penyintas yang masih bermukim di tenda-tenda darurat atau di rumah kerabat. Ada lebih dari lima ratus jiwa yang merasakan manfaat pembangunan huntara ini. Diharapkan dengan adanya bantuan ini mereka bisa lebih mandiri dan berdaya,” demikian diterangkan Manajer Recovery DMC Dompet Dhuafa Ahmad Lukman, Rabu (26/2).

Ia lanjutkan, ada beberapa hal yang menjadi standar dasar dalam pembangunan kali ini. Salah satunya pelibatan aktif masyarakat. Selain itu desain bangunan huntara dibuat lebih ramah anak yang memperhatikan faktor-faktor keselamatan anak di dalam rumah. Seperti menghindari sisi-sisi yang tajam dan menggunakan bahan yang mendukung keamanan untuk anak.

“Selain ramah anak, pembangunannya juga berkonsep rumah tumbuh. Jadi rumahnya dibangun dengan konsep permanen berpondasi batu, di mana penghuni bisa memodifikasi salah satunya memperluas rumah tersebut. Pun huntara dibangun di atas tanah rumah mereka yang ambruk, bukan di atas tanah sewa dengan rentang waktu tertentu sehingga kepemilikannya sudah sepenuhnya milik penghuni,” tutup Lukman. (Ika)