Siaga Evakuasi KRB III, Tim SAR DMC DD Standby di Pos Glagaharjo

Kesiapsiagaan merupakan salah satu bagian dari proses manajemen bencana. Menurut UNESCO/ISDR, kesiapsiagaan dari suatu pemerintah, suatu kelompok masyarakat atau individu adalah tindakan-tindakan yang memungkinkan pemerintahan, organisasi-organisasi, masyarakat, komunitas dan individu untuk mampu menanggapi suatu situasi bencana secara cepat dan tepat guna. Termasuk kedalam tindakan kesiapsiagaan adalah penyusunan rencana penanggulangan bencana, pemeliharaan sumber daya dan pelatihan personil.

Merujuk pada pengertian itu, segala bentuk upaya yang dilakukan untuk mengurangi atau meminimalisir risiko bencana termasuk dalam upaya kesiapsiagaan. Salah satu hal yang dilakukan oleh Tim SAR DMC DD adalah menyiapkan perangkat-perangkat aktif termasuk salah satunya standby (berjaga-jaga) di wilayah KRB(Kawasan Rawan Bencana) III, mapping area jalur evakuasi dan berkolaborasi dengan unit SAR disekitar. Saat ini, Tim SAR DMC DD berjaga-jaga untuk siaga evakuasi di Balai Desa Glagaharjo, Kec. Cangkringan. Merupakan salah satu wilayah yang masuk dalam KRB III & II Gunung Merapi. Dengan Total jumlah penduduk terdampak sebanyak 1098 jiwa (KRB III) & 303 jiwa (KRB II), Kelompok rentan sebanyak 408 jiwa (KRB III) & 96 jiwa (KRB II).

Saat ini, Tim SAR DMC DD standby di 2 titik utama:
1. Pos SAR unit Balai Desa Galagaharjo, Kec. Cangkringan sebanyak 2 personil, dengan armada mobilisasi unimog dan 1 driver.
2. Pos SAR unit Pos Induk Pakem, pusdalops BPBD Sleman. Jl. Kaliurang KM.17, Sanggrahan, Pakembinangun, Kec.Pakem, Kab. Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

*Sumber data penduduk:
– Pemerintah Kabupaten Sleman, Pos Induk Desa Glagaharjo.

#respondmc#berdayahadapibencana#siagamerapi#erupsi