Strategi Pembangunan Huntara Melalui Sistem Bantuan Tunai Bersyarat

JAKARTA – Pada Kamis (5/1) lalu, Humanitarian Forum Indonesia (HFI) mengadakan Loka Karya bertajuk Pembelajaran Pembangunan Hunian Masyarakat Terdampak Bencana di Sulawesi Tengah Keluarga HFI. Dalam kegiatan ini, hadir Manajer Recovery Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa Ahmad Lukman menjadi salah satu narasumber.

Dalam bincangnya Lukman dipercaya membawakan materi mengenai Pembelajaran Strategi Pembangunan dengan Sistem Kontraktor, CV, dan Pemberdayaan Masyarakat.

“Jadi saya menyampaikan pengalaman saat mendapingi program pembangunan 100 unit hunian sementara (huntara) oleh Wahan Visi Indonesia (WVI) bersama Dompet Dhuafa. Di program pembangunan tersebut, ada yang menarik sebab untuk pertama kalinya di negara ini kita menggunakan sistem Bantuan Tunai Bersyarat (BTB),” pungkas Lukman.

Sistem BTB, lanjutnya, dibuat dengan tujuan pelibatan aktif penerima manfaat dalam membangun huntara mereka. Di antara pelibatan mereka adalah menerima dana pembangunan huntara dalam tiga termin sehingga penerima manfaat bisa bebas memilih material, lahan hingga desain.

“Keuntungannya adalah jika penyintas sudah punya material tersebut katakanlah pasir karena tersedia di sekitar lingkungan mereka, maka uang yang akan digunakan untuk membeli pasir bisa disimpan untuk keperluan lain. Jadi melalui sistem ini masyarakat berdaya untuk menentukan pilihan, tentunya tetap didampingi penuh oleh kita,” jelas Lukman.

Melalui sistem tersebut, diharapkan masyarakat punya rasa kepemilikan dan keterlibatan yang mendalam terhadap huntara mereka. Juga melalui sinergitas dengan bank setempat, diharapkan masyarakat penyintas bisa kembali memiliki minat menabung sebagai bentuk kesiapsiagaan.

“Hal ini juga mengembalikan kepercayaan diri penyintas. Mereka punya andil besar menentukan mau jadi apa huntara mereka,” terang Lukman. (Ika)