Tiba di Majene, Respon Medis Tangani Pasien Pendarahan

MAJENE, SULAWESI BARAT — Setibanya di titik lokasi kejadian gempa bumi Sulawesi Barat, Sabtu (16/1/2021), Tim Respon Dompet Dhuafa menggulirkan layanan medis, membantu proses evakuasi, serta kebutuhan logistik untuk para penyintas.

Gempa bumi dengan M=6,2 SR yang terjadi pada Jum’at (15/1/2021) dini hari lalu, juga menyebabkan rumah sakit serta fasilitas kesehatan ikut terdampak. Hingga berita ini dibuat, Tim Medis Dompet Dhuafa tengah melakukan layanan medis di Pos Pengungsian Kecamatan Malunda, Kabupaten Majene.

“Baru saja Tim Medis Dompet Dhuafa kedatangan pasien yang dibawa oleh ambulans setempat, ibu Nurhasana (24), yang merupakan salah satu terdampak gempa yang kini tinggal di pengungsian. Ia harus dilarikan ke Pos Medis karena pendarahan (nifas),” sebut Asdin, Kepala Layanan Kesehatan Cuma-cuma (LKC) Sulbar, Tim Medis Gempa Bumi Majene.

Disana, Dompet Dhuafa mendirikan Pos Medis dan Pos Hangat untuk membantu warga yang membutuhkan layanan kesehatan dan membawa kebutuhan logistik untuk membantu memenuhi kebutuhan para penyintas, tentu saja dengan menerapkan protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19.

Selain itu, Tim Respon Dompet Dhuafa yang berada di wilayah Ulumanda, sekitar 2 Kilometer dari Malunda, Majene, turut membantu evakuasi pohon tumbang akibat longsor yang menimbun dan menutup jalur arah Malunda.

Melalui pesan singkat, Shofa El-Quds, General Manager Respon DMC Dompet Dhuafa, mengatakan, Tim Respon 1 DMC Dompet Dhuafa sudah tiba di Mamuju Kota sejak Jum’at (15/1/2021) sore pukul 16.30 WIB, dan Tim Respon 2 sudah tiba di Kecamatan Malunda sejak Jum’at malam pukul 21.30 WIB. Selanjutnya Tim Respon 3 bertolak dari Jakarta hari ini, Sabtu (16/1/2021) pukul 02.30 WIB dan tiba di bandara Mutiara SIS Aljufri pukul 06.25 WITA.

Ia juga memberikan informasi, saat ini jalur Majene ke Mamuju sudah bisa dilalui kendaraan. Adapun jalur aman menuju Mamuju diantaranya:

– Dari arah Makassar: Polewali Mandar ke arah kanan menuju Mamasa – Mambi – Aralle – Salubatu & Mamuju;

– Dari arah Palu: Palu- Pasangkayu – Topoyo – Mamuju;

– Dari arah Toraja: Toraja – Tabang – Mamasa – Mambi – Arallle – Salubatu.

Para penyintas kini juga berada di tenda-tenda pengungsian sebagai tempat perlindungan sementara akibat dampak kerusakan bangunan dan demi keamanan dari potensi gempa susulan. (Dompet Dhuafa / DMC / Dhika Prabowo)