Tim Ekspedisi Kebaikan Antarkan 2000 Paket Sembako di Tiga Provinsi


JAKARTA – Tim Ekspedisi Kebaikan Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa memulai pengantaran 2000 paket sembako di tiga provinsi yakni Banten, DKI Jakarta dan Banten pada Rabu (6/5). Pengiriman ini dilakukan untuk kemudian didistribusikan kepada masyarakat yang membutuhkan di derah tersebut, baik para dhuafa maupun mereka yang terdampak berlangsungnya wabah Covid-19. Ekspedisi dilakukan dengan menggunakan satu truk jenis Mercy 1017, satu truk jenis Mercy Unimog, dua truk jenis Cold Diesel Engkel bersama tiga kendaraan taktis.

“Alhamdulillah hari ini kami memberangkatkan Tim Ekspedisi Kebaikan dalam program Food for Dhuafa yang membawa 2.000 paket sembako keluarga setara 25 ton. Hal ini merupakan kolaborasi dengan Badan Pengelolaan Keuangan Haji (BPKH dan beberapa mitra penyaluran di masing-masing daerah. Ini baru awalan dari target pertama 30.000 paket seberat 250 ton untuk 12 pos distribusi di Jawa Barat, DKI Jakarta dan Banten. Semoga perjalanan lancar dan bantuan terus mengalir untuk keluarga dhuafa,” ucap Nasyith Majidi, selaku Ketua Yayasan Dompet Dhuafa Republika.

Sebagai bentuk efisiensi dalam pendistribusian, Dompet Dhuafa menggandeng beberapa mitra lokal. Seperti yang dilakukan di Depok, Jawa Barat, Lembaga Pelayanan Masyarakat (LPM) Dompet Dhuafa menggandeng Zakat Sukses untuk mendistribusikan 700 Paket Sembako Keluarga.

Andriyani, Koordinator Penyaluran Bantuan dari Zakat Sukses menyatakan bantuan paket akan disalurkan ke berbagai lapisan masyarakat yang membutuhkan. Diantaranya kelompok disabilitas, tuna netra, tenaga pendidik, guru mengaji, dan lain sebagainya. Semua lapisan masyarakat itu mewakili 11 kecamatan yang ada di Depok.

“Rencananya dilakukan dalam dua hari proses pendistribusiannya sekalian kita memverifikasi data penerima manfaat. Sementara ini semua paket akan ditampung di gudang penyimpanan. Semoga apa yang kita semua usahakan ini bisa membantu meringankan beban masyarakat terdampak selama masa sulit seperti sekarang,” ucapnya. (Ika)