Solidaritas untuk Sumatera, Darling Dompet Dhuafa Hadir di Aceh Tamiang

Aceh Tamiang—Setelah menempuh perjalanan darat empat hari tiga malam Jakarta-Aceh, akhirnya truk Dapur Keliling (Darling) Dompet Dhuafa tiba di Aceh Tamiang, Sabtu (6/12/2025). Bersama DMC Dompet Dhuafa, Darling akan menyediakan bantuan makanan untuk warga terdampak.

Aksi pertama Darling Dompet Dhuafa adalah membuka layanan Pos Hangat untuk warga terdampak di Dusun Bukit, Desa Tanjung Karang, Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang, Naggroe Aceh Darussalam (NAD), Senin (8/12/2025) malam.

Ratusan penyintas yang mengungsi secara swadaya berkumpul di sekitar truk Darling. Kondisi listrik yang masih mati, jaringan telekomunikasi terputus, membuat pencahayaan dari Darling membuat malam di Tanjung Karang sedikit meriah.

Penyintas menghabiskan malam dengan menikmati hidangan dari Darling. Sambil memegang gawai dan memanfaatkan WiFi dari DMC Dompet Dhuafa, mereka dapat kembali terhubung dengan keluarga di luar daerah, bercakap-cakap melepas rindu melalui telepon.

“Kita membuka layanan Pos Hangat lewat Darling dan Layanan Pos Wifi gratis. Di sini warga terdampak bisa menikmati malam dengan hidangan yang disajikan Darling dan bisa terhubung juga dengan keluarga lewat jaringan wifi. Listrik di dusun ini masih mati. Jaringan pun masih sangat sulit. Jadi di sini penyintas bisa kembali mengisi daya ponselnya. Mengobrol dan saling menguatkan satu sama lain,” ujar Ahmad Barqu, Penanggungjawab Respons DMC di Aceh Tamiang.

Tanggapan positif dari penyintas untuk Pos Hangat Darling karena malam itu suasana tidak seperti malam-malam sebelumnya yang tampak sunyi dan gelap.

“Alhamdulillah kami bahagia sekali. Akhirnya ada Pos Hangat dari Dompet Dhuafa yang menemani kami di Tanjung Karang. Malam-malam sebelumnya kami tidak merasakan kebahagiaan. Kami hanya merasakan malam yang gelap gulita. Jadi dengan adanya Darling ini kami sangat bahagia. Warga bisa berkumpul. Kami selalu berdoa semoga hari-hari sulit ini bisa terlewati dan lebih baik ke depannya,” ucap Sulaeman.

Penyintas lainnya mengungkapkan rasa bahagianya dengan kehadiran truk Darling Dompet Dhuafa di sekitar tempatnya mengungsi. Ini menjadi pendorong semangat untuk Tamiang bisa pulih kembali dari kondisi sulit akibat bencana.

“Ada ruang untuk ngopi dan berkumpul bersama warga terdampak lainnya, rasanya Tamiang seperti pulih lagi. Kita warga Tamiang jadi semangat lagi. Dapat ngopi bareng bersama teman-teman,” ujar Ahmad, penyintas yang mengungsi di Dusun Bukit,” Tamiang pulih!,” sahutnya.

Di Aceh Tamiang, banyak penyintas memilih mengungsi mandiri di dusun-dusun yang terhindar dari lumpur. Kondisi ini membuat pendistribusian kebutuhan makan sulit menjangkau seluruh titik pengungsian yang tersebar. Meski begitu, Darling terus berupaya hadir di setiap lokasi tempat para penyintas berkumpul. (Muhammad Afriza Adha/ DMC Dompet Dhuafa)

Scroll to Top