Tangerang Selatan—Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa latih karyawan mahir melakukan pertolongan pertama dan pemadaman api skala ringan di Markas DMC, Tangerang Selatan yang berlangsung selama dua hari pada Rabu-Kamis (10-11/06/2026).
DMC menghadirkan tenaga ahli medis dari Lily Ambulan Servis dan Pemadam Kebakaran (Damkar)-Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang.


Sebanyak 35 peserta yang merupakan karyawan sangat antusias mendengarkan paparan materi.
“Sebagai bentuk mitigasi dan peningkatan kapasitas karyawan. Ketika ada kejadian kebakaran atau kejadian yang memerlukan pertolongan pertama, bisa dilakukan sendiri,” ungkap Staf Mitigasi dan Diklat Bencana DMC Dompet Dhuafa, Mochammad Syaiban.
Pelatihan ini merupakan program rutin untuk memastikan setiap staf DMC, tidak hanya tim lapangan, mampu menjadi responder pertama di lingkungan kerja maupun sekitarnya.
Muhammad Faisal dari Lily Ambulan Servis—yang juga merupakan Perawat ICU di RS Kartika Husada Jati Asih—memberikan paparan jenis-jenis luka dan penanganan medisnya. Faisal juga membawa perlengkapan guna penunjang simulasi pelatihan.

Para peserta juga melakukan simulasi penanganan pertolongan pertama kepada korban. Mulai dari mengidentifikasi korban, penanganan, hingga evakuasi korban. Kekompakan dan pemahaman dasar yang diberikan dipraktikan dalam simulasi ini.
Pada hari kedua, M Alif Yusuf selaku tim Damkar-BPBD Kota Tangerang memberikan paparan tentang mitigasi dan pemadaman api skala ringan.

Para peserta satu per satu melakukan pemadaman menggunakan karung basah dan apar dalam situasi-situasi yang berbeda: kebakaran di tempat sampah, kebakaran kompor gas, dan lainnya.
Sebanyak 35 peserta bergantian melakukan simulasi pemadaman api skala ringan.



Terlihat para peserta masih ada sedikit keraguan dalam praktik simulasinya. Ada pula yang sudah mahir dan berani.
DMC berencana menjadikan pelatihan serupa sebagai agenda berkala bagi seluruh karyawan, sebagai bagian dari upaya membangun ekosistem kerja yang siap terhadap risiko kebakaran dan kedaruratan medis.


