DMC Dompet Dhuafa Dirikan Dapur Umum bagi Penyintas Gempa Bumi Poso 

Sulawesi Tengah—ID Humanity Dompet Dhuafa melalui Disaster Management Center (DMC) membuka layanan Dapur Umum dalam respon gempa bumi di wilayah Poso, tepatnya di Desa Masani, Kecamatan Poso Pesisir, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah. pada Rabu (20/08/25). Layanan Dapur Umum ini ditujukan untuk membantu tersedianya makanan untuk para penyintas di lokasi terdampak.

Gempa bumi yang mengguncang wilayah Poso ini terjadi pada Minggu (17/08/25) lalu.  Dengan berkekuatan sebesar 5,8 magnitudo dan kedalaman 10 Km, gempa ini menyebabkan sebanyak 44 jiwa luka-luka serta dua jiwa meninggal dunia. 

Dalam situasi terkini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Poso telah menetapkan status tanggap darurat pascagempa selama 14 hari yang terhitung mulai dari tanggal 18-31 Agustus 2025. 

Adapun dalam Layanan Dapur Umum DMC, Ahmad Syatir, relawan DMC Dompet Dhuafa menyatakan, telah melayani sebanyak 200 penerima manfaat yang mencakup para penyintas dan para relawan di lokasi terdampak.  

“Untuk layanan Dapur Umum, kami menyediakan makanan berat untuk memenuhi kebutuhan makanan sehari-hari para penyintas dan sejauh ini sudah ada sebanyak 200 penerima manfaat untuk layanan ini,” ucap Syatir. 

Lebih lanjut, Syatir mengatakan, DMC Dompet Dhuafa juga menghadirkan layanan Pos Hangat yang juga telah menjangkau sebanyak 350 penerima manfaat. Kemudian, Tim DMC juga akan menyalurkan ragam bantuan lainnya. 

“Rencananya, kita akan mengadakan Psychology First Aid (PFA) bersama anak-anak SDN 1 Tangkura. Dan juga kita akan menyalurkan bantuan popok bayi kepada korban yang ada di rumah sakit karena kebutuhan perlengkapan bayi ini sangat mendesak,” lanjutnya. 

Hingga saat ini, Syatir menambahkan, masyarakat setempat masih menghadapi situasi waspada akan terjadinya gempa susulan. Begitupun Tim relawan DMC juga masih terus siaga di lokasi terdampak.  

“Sampai saat ini, masyarakat masih ketakutan untuk beraktivitas seperti biasa untuk bertani karena mayoritas masyarakat itu sebagai petani. Dan sampai Kamis pagi ini (21/08/25) juga getaran gempa masih terasa,” pungkas Syatir.  

Kawan Baik, semoga gempa bumi Poso segera berakhir dan para penyintas mampu menghadapi masa-masa sulit pasca bencana. Mari kita sampaikan doa untuk keselamatan para penyintas dan relawan yang turut membantu. Karena Bumi Cuma Satu, Berdaya Sekarang. (Shinta Fitrotun Nihayah/DMC Dompet Dhuafa)   

Scroll to Top