Aceh Tamiang—Bantuan bagi penyintas bencana banjir di Kabupaten Aceh Tamiang terus mengalir di tengah bulan suci Ramadan. Pada Jumat (6/3/2026), Global Islamic School (GIS) 2 Serpong melalui Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa menyalurkan 300 paket bantuan sembako dan 24 paket perlengkapan bayi (baby kit).
Penyaluran bantuan dilakukan di dua wilayah terdampak, yakni Desa Lubuk Sidup, Kecamatan Sekerak, serta Kampung Durian, Kecamatan Rantau, Kabupaten Aceh Tamiang.

Bantuan tersebut ditujukan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar warga yang hingga kini masih hidup dalam keterbatasan.
Kartini, salah satu penerima manfaat, mengungkapkan bantuan sembako yang diterimanya cukup membantu untuk bahan masak berbuka dan sahur keluarganya.

“Rasanya senang sekali dapat bantuan. Sangat membantu sekali karena kami tidak ada pekerjaan jadi enggak bisa beli bahan masak,” ujar Kartini.
Sementara itu, Mursidah, salah satu pengungsi di Kampung Durian yang tengah hamil 9 bulan, mendapatkan bantuan paket perlengkapan bayi. Ia bilang bantuan ini bisa meringankan bebannya membeli keperluan untuk bayinya setelah lahir.
“Kondisi saya sedang hamil 9 bulan. Alhamdulillah sudah menerima paket perlengkapan bayi dari Dompet Dhuafa dan GIS 2 Serpong. Terima kasih banyak sudah membantu saya dan suami. Semoga ini bermanfaat untuk anak saya yang insya Allah lahir bulan ini,” ucap Mursidah.

Ahmad Yamin, Koordinator Respons DMC Dompet Dhuafa di wilayah Aceh Tamiang, menyampaikan ratusan paket sembako yang disalurkan berisi kebutuhan pokok, seperti beras, minyak, telur, dan lain-lain, untuk mendukung ketahanan pangan keluarga penyintas selama masa pemulihan.
Sementara itu, baby kit diberikan kepada keluarga yang memiliki bayi guna membantu memenuhi kebutuhan perawatan anak.

“Tim yang berada di lokasi turut memastikan distribusi bantuan berjalan tepat sasaran kepada warga yang paling membutuhkan. Penyaluran ini juga menjadi bagian dari upaya kolaborasi berbagai pihak untuk meringankan beban penyintas bencana,” ujar Ahmad Yamin.
Kawan Baik, banjir yang melanda sejumlah wilayah di Aceh Tamiang sebelumnya menyebabkan ratusan warga terdampak dan memaksa sebagian dari mereka mengungsi. Hingga kini, berbagai bantuan kemanusiaan masih terus digulirkan untuk mendukung proses pemulihan kehidupan warga terdampak. Karena Bumi Cuma Satu, Berdaya Sekarang. (Muhammad Afriza Adha/DMC Dompet Dhuafa)


