Yayasan Pondok Karya Pembangunan (YPKP) Serahkan Bantuan Kemanusiaan kepada Disaster Management Center Dompet Dhuafa untuk Semeru


Tangerang Selatan – Disaster Management Center Dompet Dhuafa terima bantuan kemanusiaan dari Yayasan Pondok Karya Pembangunan DKI Jakarta. Serah terima tersebut dilakukan bertepatan dengan rapat kerja YPKP DKI Jakarta yang dilaksanakan di Aula Al-Kautsar kampus PKP Jakarta Islamic School, Selasa (28/12/2021).

Sebagai bentuk kepedulian, YPKP DKI Jakarta melakukan pengumpulan dana yang disalurkan kepada DMC Dompet Duafa dengan jumlah donasi Rp. 25.000.000.

“Bantuan donasi ini merupakan bentuk kepedulian kami terhadap saudara-saudara kita yang terdampak erupsi semeru, semoga bantuan yang kami berikan dapat bermanfaat bagi masyarakat yang terdampak” tutur Dr. KH. Amidhan seleku ketua umum YPKP DKI Jakarta.

“Terima kasih kami ucapakan kepada Yayasan Pondok Karya Pembangunan yang sudah mendonasikan hasil pengumpulan dananya kepada kami DMC Dompet Dhuafa, hasil donasi yang kami terima ini akan kami salurkan kembali kepada para penyintas Awan Panas Guguran Gunung Semeru” ungkap Haryo Mojopahit, Kepala Disaster Management Center Dompet Dhuafa.

Dompet Dhuafa melalui Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa telah melakukan berbagai layanan percepatan penanganan bencana APG Semeru semenjak tanggal 5 Desember lalu seperti layanan SAR-Evakuasi, Dapur Umum, Dapur Keliling, Pos Hangat, Pojok Laundry, Layanan Kesehatan dan Gizi, Psychological First Aid (PFA), Taman Ceria, Distribusi Hygine Kit, Aksi Bersih itu Sehat, dan Cukur Rambut dengan total penerima manfaat  mencapai 5.062.

Saat ini DMC Dompet Dhuafa sedang membantu pemerintah dalam masa transisi pemulihan pasca bencana.

“Kami berkomitmen untuk mendampingi masyarakat sampai masa pemulihan dan rekontruksi selesai, ada beberapa program yang akan kami lakukan diantaranya pembangunan hunian sementara, kemudian juga kita akan mendampingi beberapa sekolah dan pemberdayaan ekonomi masyarakat seperti peternakan, UMKM dan lain sebaginya” tambah Haryo Mojopahit.

Berdasarkan data Pos Komando (Posko) Tanggap Darurat Erupsi Gunung Semeru per 21 Desember 2021, pukul 18.00 WIB mencatat korban meninggal bertambah 1 jiwa sehingga total meninggal dunia menjadi 51 jiwa. Penambahan korban tersebut dari warga yang sebelumnya dirawat akibat luka bakar. Selain jumlah korban meninggal, Posko mencatat 5 potongan tubuh ditemukan di lokasi terdampak.

Sementara itu, jumlah warga mengungsi berjumlah 10.395 jiwa, yang tersebar di 410 titik pengungsian. Pengungsian terkonsentrasi di 3 kecamatan, yaitu Pasirian 17 titik dengan 1.746 jiwa, Candipuro 21 titik 4.645 jiwa dan Pronojiwo 8 titik 1.077 jiwa.